Universitas Ma Chung dan TikTok Shop Cetak Digital Entrepreneur Lewat Bootcamp
Digitalsaigroup.com – Universitas Ma Chung menjalin kolaborasi dengan TikTok Shop untuk menggelar bootcamp eksklusif yang bertujuan mencetak digital entrepreneur baru. Program ini fokus membekali mahasiswa dengan keterampilan bisnis online, pemasaran digital, dan strategi jualan efektif di platform e-commerce modern. Inisiatif ini sejalan dengan tren global yang mendorong generasi muda Indonesia menguasai dunia digital dan ekonomi kreatif.
Kolaborasi Strategis Universitas Ma Chung dan TikTok Shop
Bootcamp ini merupakan hasil kerja sama strategis antara akademisi dan industri digital. TikTok Shop, sebagai salah satu platform e-commerce berbasis media sosial terbesar di Indonesia, menyediakan narasumber berpengalaman, materi interaktif, dan simulasi jualan nyata. Sedangkan Universitas Ma Chung berperan sebagai fasilitator, menyiapkan peserta, dan memberikan dukungan akademik untuk memastikan materi mudah dipahami serta aplikatif.
Rektor Universitas Ma Chung, Dr. Ir. Alexander Tedja, mengatakan, “Kolaborasi ini penting untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan ekonomi digital. Bootcamp tidak hanya mengajarkan teori, tetapi praktik nyata yang relevan dengan industri saat ini.”
Materi Bootcamp dan Keterampilan yang Dikembangkan
Bootcamp ini dirancang selama tiga hari, dengan sesi yang menggabungkan teori, praktik, dan studi kasus. Peserta diajarkan berbagai topik penting, antara lain:
- Strategi Pemasaran Digital, Menguasai konsep pemasaran melalui TikTok Ads, konten kreatif, dan engagement dengan audiens.
- Pengelolaan Toko Online, Membuat toko di TikTok Shop, optimasi produk, manajemen stok, hingga layanan pelanggan.
- Analisis Data dan Tren Pasar, Memahami perilaku konsumen digital, tren produk populer, dan cara memanfaatkan data untuk meningkatkan penjualan.
- Branding dan Storytelling, Teknik membangun merek yang kuat dan menarik melalui konten kreatif, termasuk video pendek yang viral.
- Praktik Simulasi Jualan, Peserta langsung membuat kampanye, menampilkan produk, dan mengukur performa penjualan dalam simulasi nyata.
Peserta bootcamp diberikan kesempatan untuk mencoba langsung sistem TikTok Shop, belajar dari kesalahan, dan menerima feedback dari mentor profesional. Metode ini memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis digital.
Mendorong Semangat Digital Entrepreneur
Bootcamp ini tak hanya soal teknik jualan, tetapi juga menanamkan mindset entrepreneur digital. Mahasiswa didorong untuk berpikir kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan tren pasar. Mentor dari TikTok Shop menekankan pentingnya ketekunan, eksperimen konten, dan analisis performa sebagai kunci sukses berjualan online. Salah satu peserta, Rizki Adi, mengaku bootcamp membuka wawasan baru.
“Saya sekarang tahu cara membuat konten yang menarik, mengelola toko online, dan memahami strategi digital marketing. Ini pengalaman yang sangat berharga sebelum benar-benar terjun ke dunia e-commerce,” ujarnya.
Dampak dan Harapan Bootcamp
Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mencetak generasi digital entrepreneur yang siap bersaing di pasar global. Dengan keterampilan yang diperoleh, mahasiswa Universitas Ma Chung dapat memulai bisnis sendiri, mengoptimalkan penjualan online, atau berkolaborasi dengan startup dan perusahaan e-commerce.
Selain itu, Universitas Ma Chung berencana menjadikan bootcamp ini sebagai program tahunan, sehingga setiap angkatan mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan kemampuan digital mereka. TikTok Shop juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan dan pelatihan entrepreneur digital di Indonesia, demi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Bootcamp kolaborasi antara Universitas Ma Chung dan TikTok Shop menghadirkan wadah belajar yang praktis, aplikatif, dan inovatif bagi mahasiswa. Dengan fokus pada strategi pemasaran digital, manajemen toko online, dan branding kreatif, peserta siap menjadi digital entrepreneur yang tangguh dan kompeten. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan skill bisnis online mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi digital di Indonesia, membuka peluang karier dan usaha yang luas di era globalisasi.