Pemdaprov Jabar Gelar Inacraft Digital Excellence Award
Digitalsaigroup.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) secara resmi menggelar Inacraft Digital Excellence Award, sebuah penghargaan yang ditujukan untuk mendukung UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar digital nasional maupun internasional. Kegiatan ini digelar di Gedung Sate, Bandung, dan diikuti oleh ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor kreatif di Jawa Barat, mulai dari kerajinan tangan, fesyen, kuliner, hingga teknologi kreatif. Acara ini menghadirkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai keynote speaker, yang menekankan pentingnya transformasi digital bagi UMKM.
“Di era digital saat ini, UMKM harus mampu menyesuaikan diri dengan teknologi agar produknya bisa dikenal lebih luas, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar internasional. Inacraft Digital Excellence Award menjadi salah satu wadah untuk memberikan apresiasi dan motivasi,” ujar Ridwan Kamil.
Tujuan Penghargaan
Penghargaan ini bertujuan untuk:
- Mengapresiasi inovasi digital UMKM di Jawa Barat.
- Mendorong UMKM menerapkan strategi pemasaran online yang efektif.
- Menyiapkan UMKM agar mampu bersaing di pasar global, khususnya dalam ekosistem e-commerce.
Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat, Eka Putra, acara ini menjadi sarana edukasi sekaligus promosi produk-produk unggulan UMKM.
“Selain kompetisi, peserta juga mendapatkan pelatihan digital marketing, manajemen usaha berbasis teknologi, dan tips memanfaatkan platform e-commerce. Ini menjadi kombinasi yang tepat agar UMKM tidak hanya kreatif, tetapi juga kompetitif,” ujarnya.
Kompetisi dan Kategori
Inacraft Digital Excellence Award terbagi dalam beberapa kategori, antara lain: Inovasi Produk Digital, Strategi Pemasaran Online Terbaik, Desain Kreatif, dan UMKM Go International. Setiap peserta dinilai berdasarkan kreativitas, implementasi teknologi, kualitas produk, dan strategi digital marketing. Salah satu peserta, Sari Ayu Craft, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari ajang ini.
“Awalnya saya hanya menjual produk kerajinan lokal di toko fisik. Setelah mengikuti pelatihan dan kompetisi ini, saya belajar cara memasarkan produk secara online, menggunakan media sosial, dan masuk ke marketplace. Pengalaman ini sangat berharga,” ungkap pemilik UMKM dari Bandung itu.
Dampak Digitalisasi bagi UMKM
Transformasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM, terutama setelah pandemi yang mengubah pola belanja konsumen. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa UMKM yang aktif memanfaatkan platform digital cenderung memiliki omzet lebih tinggi dan dapat menjangkau konsumen di luar wilayahnya.
Melalui ajang Inacraft Digital Excellence Award, UMKM mendapatkan kesempatan untuk memperluas jaringan, meningkatkan kualitas produk, dan belajar strategi pemasaran digital dari para ahli. Program ini juga mendorong kolaborasi antar UMKM untuk menciptakan inovasi baru yang mampu bersaing di pasar global.
Dukungan Pemerintah
Pemdaprov Jabar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung UMKM agar tidak tertinggal di era digital. Selain penghargaan ini, pemerintah provinsi menyediakan berbagai program pendampingan, workshop digital marketing, hingga subsidi teknologi untuk UMKM yang ingin memperluas jangkauan online mereka.
Ridwan Kamil menambahkan, “UMKM adalah tulang punggung ekonomi Jawa Barat. Dengan transformasi digital, kita harapkan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan bersaing di level internasional. Inacraft Digital Excellence Award menjadi simbol dukungan kami untuk itu.”
Dengan digelarnya Inacraft Digital Excellence Award, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil memberikan wadah apresiasi dan edukasi bagi UMKM untuk menghadapi era digital. Penghargaan ini tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, strategi pemasaran, dan kemampuan bersaing di pasar global.
Ke depan, ajang ini diharapkan dapat menjadi program rutin yang memperkuat ekosistem UMKM Jawa Barat, mempersiapkan mereka untuk menjadi aktor penting dalam ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperluas pengaruh produk lokal di pasar internasional.