LDII Jatim Gandeng Telkom Perkuat Dakwah dan UMKM Digital
Digitalsaigroup.com – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Telkom Indonesia untuk mendorong penguatan dakwah modern sekaligus pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis digital. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menjawab tantangan era transformasi digital, di mana teknologi berperan penting dalam penyebaran nilai keagamaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.
Kerja sama tersebut ditandai dengan rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan digital yang menyasar para dai, pengurus organisasi, serta pelaku UMKM binaan LDII di berbagai wilayah Jawa Timur. Melalui dukungan infrastruktur dan platform digital Telkom, LDII Jatim berupaya menghadirkan metode dakwah yang lebih adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, khususnya generasi muda.
Ketua LDII Jawa Timur menyampaikan bahwa dakwah di era digital tidak cukup hanya mengandalkan metode konvensional. Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut pendekatan baru yang memanfaatkan media digital, seperti media sosial, platform streaming, dan konten berbasis multimedia. Dengan dukungan Telkom, LDII Jatim ingin memastikan pesan dakwah dapat disampaikan secara luas, efektif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman yang moderat.
Selain fokus pada dakwah, kerja sama ini juga menaruh perhatian besar pada penguatan UMKM digital. LDII Jatim melihat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi umat yang perlu dibekali kemampuan digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Melalui program pelatihan online, pelaku UMKM mendapatkan pembekalan seputar pemasaran digital, pemanfaatan marketplace, pengelolaan keuangan berbasis aplikasi, hingga strategi branding produk di era internet.
Perwakilan Telkom Indonesia menegaskan bahwa kolaborasi dengan LDII Jatim sejalan dengan komitmen Telkom dalam mendorong literasi digital dan pemerataan akses teknologi. Telkom tidak hanya menyediakan infrastruktur jaringan, tetapi juga menghadirkan solusi digital yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan seperti LDII, Telkom berharap dampak transformasi digital dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.
Program pelatihan yang digelar dalam kerja sama ini dirancang fleksibel dan mudah diakses. Peserta dapat mengikuti kelas daring, webinar, serta modul pembelajaran digital yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Pendekatan ini dinilai efektif karena memungkinkan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk terlibat tanpa terkendala jarak dan waktu.
Dalam konteks dakwah, pelatihan juga mencakup pengelolaan konten digital yang positif dan edukatif. Para dai dan pengurus LDII dibekali keterampilan membuat konten video, podcast, hingga artikel keislaman yang menarik dan mudah dipahami. Tujuannya agar dakwah tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga inspiratif dan mampu menjangkau audiens yang lebih luas di ruang digital.
Sementara itu, para pelaku UMKM mengaku terbantu dengan adanya pendampingan digital ini. Banyak di antara mereka yang sebelumnya belum familiar dengan teknologi digital, kini mulai memahami cara memasarkan produk secara online dan memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan penjualan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus membuka peluang pasar baru, baik di tingkat nasional maupun global.
Ke depan, LDII Jatim dan Telkom berkomitmen untuk terus mengembangkan program kolaborasi ini secara berkelanjutan. Tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga mencakup pendampingan jangka panjang dan pengembangan ekosistem digital yang inklusif. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan dakwah yang relevan dengan zaman serta UMKM yang tangguh dan mandiri di era digital.
Dengan kolaborasi ini, LDII Jatim dan Telkom menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi sarana strategis untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara beriringan.