BNI Wanti-wanti Penipuan Digital Lewat Ucapan Selamat Natal
Digitalsaigroup.com – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali mengeluarkan peringatan penting bagi seluruh nasabahnya supaya lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang memanfaatkan momentum hari besar keagamaan. Imbauan ini disampaikan seiring meningkatnya aktivitas digital menjelang akhir tahun, termasuk ujung transaksi dan komunikasi online.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa akhir tahun merupakan periode di mana pelaku kejahatan siber sering melancarkan aksi penipuan dengan berbagai cara. Salah satu modus yang kini ramai terjadi adalah penyebaran pesan ucapan Natal palsu yang tampak seolah datang dari pihak resmi, lengkap dengan tautan atau lampiran yang mencurigakan.
“Menjelang Hari Raya Natal, kami mengingatkan nasabah untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan ucapan Selamat Natal,” ujar Okki dalam keterangan resminya.
Modus ini biasanya dilakukan melalui short message, media sosial, atau aplikasi pesan yang sering dipakai masyarakat sehari‑hari.
Modus Penipuan yang Harus Diwaspadai
Okki menjelaskan bahwa salah satu taktik yang cukup sering muncul adalah pengiriman pesan yang berisi tautan (link) atau file berupa aplikasi (APK) hadiah palsu. Pesan seperti ini sengaja dikemas seolah berisi ucapan selamat Natal lengkap dengan hadiah atau kejutan menarik. Namun jika diunduh atau tautan tersebut diklik, malware atau perangkat lunak berbahaya dapat masuk ke perangkat pengguna.
Malware ini berpotensi merekam data pribadi nasabah termasuk informasi perbankan yang sensitif yang kemudian bisa disalahgunakan oleh pelaku untuk mengakses rekening, menguras saldo, atau melakukan transaksi tanpa izin nasabah.
“Jika nasabah mengunduh aplikasi tersebut atau mengisi data pribadi di dalamnya, pelaku dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mengakses rekening dan mencuri saldo nasabah,” jelas Okki.
Imbauan BNI: Jangan Asal Klik!
BNI mengimbau nasabah agar tidak sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal, bahkan jika pesan tersebut terlihat datang dari nomor atau akun yang familiar. Salah satu langkah penting adalah memverifikasi dulu keaslian pesan yang diterima.
Okki menekankan nasabah sebaiknya tidak pernah membagikan informasi rahasia perbankan seperti:
- Nomor kartu debet atau kredit,
- CVV atau CVC,
- PIN transaksi,
- One Time Password (OTP), maupun
- Data pribadi penting lainnya kepada siapa pun, termasuk yang mengaku sebagai petugas bank.
Menurutnya, bank tidak pernah meminta informasi sensitif tersebut melalui pesan instan, SMS, atau email. Jika ada permintaan semacam itu, besar kemungkinan itu adalah ulah penipu yang mencoba membuat pengakuan palsu.
Tips Aman dari BNI untuk Nasabah
Agar tetap terlindungi dari potensi penipuan digital, terutama yang memanfaatkan momentum Natal dan Nataru (Natal & Tahun Baru), BNI memberikan beberapa tips keamanan penting:
1. Selalu periksa keaslian pesan
Jangan langsung percaya pada pesan yang tampak seperti ucapan Natal dengan tautan; pastikan itu benar‑benar berasal dari kontak resmi atau sumber tepercaya.
2. Gunakan perangkat yang aman
Pastikan perangkat Anda dilengkapi dengan antivirus terbaru dan sistem operasi yang selalu diperbarui untuk mengurangi risiko serangan malware.
3. Unduh aplikasi hanya dari platform resmi
Jika diminta memasang aplikasi, pastikan Anda menggunakan Google Play Store atau App Store resmi, bukan dari tautan yang dikirim melalui pesan.
4. Simpan kerahasiaan data Anda
Tidak pernah membagikan data penting seperti PIN, OTP, CVV, atau nomor rekening kepada pihak yang tidak berwenang.
5. Cek transaksi secara rutin
Gunakan notifikasi SMS atau aplikasi perbankan untuk memantau aktivitas rekening secara berkala ini membantu cepat mengetahui jika ada hal mencurigakan.
Aktivitas Digital Meningkat, Ancaman Semakin Nyata
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, aktivitas perbankan digital memang cenderung meningkat. Banyak nasabah yang aktif melakukan transfer, top‑up, atau pembelian hadiah secara online. Namun, hal ini justru menjadi momen dimanfaatkan pelaku penipuan karena volume transaksi yang tinggi.
BNI berharap dengan imbauan dan tips ini, seluruh nasabah dapat terhindar dari risiko kejahatan siber dan tetap dapat bertransaksi secara aman, nyaman, dan bertanggung jawab.
Okki pun mengakhiri peringatannya dengan pesan singkat namun tegas, “Jangan asal klik. Mari bersama menjaga keamanan data dan transaksi perbankan. Selamat Hari Raya Natal bagi yang merayakan.”