Akses Pembayaran Digital, UMKM Tak Perlu Rekening Baru untuk Dapat QRIS
Digitalsaigroup.com – Inklusi keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus diperluas dengan kemudahan akses QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) tanpa harus membuka rekening bank baru. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi ribuan UMKM di seluruh nusantara, karena mempercepat adopsi pembayaran digital sekaligus meningkatkan peluang bisnis di era ekonomi modern.
Sebelumnya, beberapa UMKM masih menghadapi hambatan karena harus memiliki rekening bank untuk mendaftar QRIS. Kini, dengan sistem baru yang memungkinkan penggunaan e-wallet atau platform pembayaran digital yang terintegrasi, UMKM cukup mendaftar dengan identitas dan data usaha untuk mendapatkan QRIS. Hal ini mempermudah proses administrasi, mengurangi biaya tambahan, dan mendorong lebih banyak pedagang masuk ke ekosistem digital.
Manfaat Bagi UMKM
Dengan akses QRIS tanpa rekening baru, pelaku UMKM mendapatkan beberapa keuntungan signifikan:
- Memperluas Pilihan Pembayaran: Konsumen kini dapat membayar menggunakan berbagai e-wallet dan metode digital, mulai dari OVO, GoPay, ShopeePay, hingga LinkAja, tanpa perlu uang tunai. Hal ini menyesuaikan dengan perilaku konsumen yang semakin cashless.
- Meningkatkan Omzet Usaha: Transaksi digital cenderung lebih cepat dan nyaman, membuat pelanggan lebih loyal. UMKM yang mengadopsi QRIS dilaporkan mengalami peningkatan frekuensi transaksi hingga 20–30% dibanding yang masih manual.
- Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas: Dengan QRIS, setiap transaksi tercatat secara digital, memudahkan UMKM dalam pengelolaan keuangan dan pelaporan pajak. Hal ini juga meningkatkan kredibilitas usaha di mata konsumen dan investor.
- Meningkatkan Daya Saing: Di tengah persaingan pasar modern, kemampuan menerima pembayaran digital menjadi nilai tambah yang membuat UMKM lebih menarik dan profesional.
Respon Positif dari Pelaku UMKM
Beberapa pelaku UMKM menyambut baik kemudahan ini. Sari, pemilik usaha kue rumahan di Jakarta, mengatakan, “Dulu saya harus membuka rekening baru untuk mendaftar QRIS, agak ribet. Sekarang cukup daftar pakai e-wallet saya, transaksi jadi lebih cepat, pelanggan juga senang karena bisa bayar digital.”
Begitu pula Agus, pedagang kopi di Surabaya, menambahkan, “Dengan QRIS, omzet harian meningkat. Banyak pembeli muda lebih suka bayar tanpa uang tunai. Kemudahan akses tanpa rekening baru benar-benar mempermudah usaha kecil seperti kami.”
Peran Pemerintah dan Bank Indonesia
Bank Indonesia (BI) terus mendorong transformasi digital sektor UMKM melalui program QRIS. Gubernur BI menyebutkan, kemudahan ini bagian dari strategi inklusi keuangan dan ekonomi digital nasional. BI menargetkan peningkatan penggunaan QRIS di seluruh UMKM hingga 80% pada akhir 2026, dari capaian 2025 yang baru mencapai 65%.
BI juga menggandeng fintech, perbankan, dan platform digital untuk memperluas jaringan edukasi, pelatihan, dan sosialisasi penggunaan QRIS. Program ini tidak hanya mempercepat transaksi, tetapi juga menyiapkan UMKM menghadapi era ekonomi digital yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.
Efek Positif bagi Ekonomi Nasional
Peningkatan adopsi QRIS diprediksi berdampak positif pada ekonomi nasional. Transaksi digital yang lebih luas membantu perputaran ekonomi lebih cepat, memperkuat data transaksi, dan mempermudah pemerintah dalam mengawasi arus ekonomi mikro.
Selain itu, UMKM yang terintegrasi dengan sistem digital lebih siap untuk ekspansi, baik ke pasar lokal maupun internasional. Dengan transaksi tercatat, mereka lebih mudah mengakses pembiayaan, kredit usaha, dan kerja sama bisnis dengan investor atau platform e-commerce.
Tantangan dan Tips Bagi UMKM
Meski kemudahan akses QRIS tanpa rekening baru sangat membantu, pelaku UMKM tetap perlu memperhatikan beberapa hal:
- Pastikan e-wallet yang digunakan terpercaya dan terintegrasi dengan QRIS resmi BI.
- Edukasi pegawai dan pelanggan tentang metode pembayaran digital.
- Pantau transaksi secara rutin untuk menghindari kesalahan dan memaksimalkan pencatatan keuangan.
- Gunakan fitur analitik pada platform digital untuk memahami perilaku pelanggan dan meningkatkan strategi pemasaran.
Kemudahan akses QRIS tanpa perlu rekening baru menjadi tonggak penting dalam digitalisasi UMKM di Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya mempercepat transaksi dan memperluas opsi pembayaran, tetapi juga meningkatkan peluang bisnis, transparansi, dan daya saing UMKM.
Dengan dukungan pemerintah, Bank Indonesia, serta teknologi digital, UMKM kini memiliki bekal yang kuat untuk bertumbuh di era ekonomi digital, mempermudah pelanggan, dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.